Jakarta, CNN Indonesia —
Komisi Pemberantasan Penyuapan (KPK) meminta tambahan anggaran dalam rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Supaya bisa operasi tangkap tangan (OTT) lebih masif dilakukan.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengatakan bahwa Sebanyaknya alat yang dimiliki KPK Saat ini Bahkan Bahkan Sudah usang. Menurut Fitroh, tambahan anggaran itu Nanti akan digunakan untuk pembelian alat. Tidak seperti, Fitroh tak mengungkap alat yang dimaksud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Apa si Pada dasarnya hambatan paling besar yang di KPK selain tentang SDM yang kurang, ya berikanlah kami alat yang canggih, supaya OTT tidak hanya sekali sebulan, kurang canggih Pak, kurang canggih,” ujar Fitroh.
“Ini Pernah tidak up to date. Jadi kalau anggota Komisi III kasih anggaran besar buat beli alat barang kali OTT lebih masif,” imbuhnya.
Sementara, Ketua KPK Setyo Budiyanto membantah pihaknya Pada saat ini Baru saja sepi OTT. Menurut Setyo, dalam beberapa bulan terakhir, KPK terus melakukan OTT.
Nanti akan tetapi, Ia mengakui bahwa OTT dalam setiap bulan bukan target KPK. Sejauh ini, OTT hanya dilakukan sesuai informasi yang diterima KPK.
“Karena itu Bahkan salah satu target kami, tapi sekali bukan target yang dipaksakan. Targetnya Merupakan sesuai dengan informasi yang kami dapatkan,” katanya.
(fra/thr/fra)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
