Jakarta, CNN Indonesia —
Sebanyak 11 orang dilaporkan tewas akibat serangan tembakan oleh pihak yang tidak dikenal di lapangan sepak bola di Kota Salamanca, Meksiko, Minggu (25/1) waktu setempat.
Dikutip dari Independent, penembakan brutal tersebut terjadi usai Duel dalam kegiatan sosial di komunitas Loma de Flores.
Setidaknya 11 orang tewas dan 12 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan mematikan itu. Seorang wanita dan anak-anak termasuk ke dalam yang terluka. Sejauh ini belum jelas motif dari penembakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui unggahan di media sosial, Wali Kota Salamanca Cesar Pieto mengecam penembakan itu. Pieto menyebut penembakan tersebut sebagai ‘keruntuhan sosial yang parah’.
“Insiden ini menambah gelombang Tindak Kekerasan yang sayangnya Tengah kita alami di negara bagian ini, dan khususnya di Salamanca,” kata Pieto.
“Sayangnya, kelompok-kelompok kriminal mencoba untuk menundukkan pihak berwenang, yang tidak Berencana mereka capai,” ucap Pieto menambahkan.
Penyelidikan Tengah dilakukan pihak kejaksaan agung di negara bagian Guanajuato terkait serangan itu. Guanajuato Merupakan salah satu negara bagian paling berbahaya di Meksiko.
Pihak kejaksaan Bahkan berkoordinasi dengan pemerintah terkait, negara bagian, dan pihak federal guna Mengoptimalkan keamanan di Salamanca.
“Mereka yang bertanggung jawab Berencana ditemukan,” tutur Pieto.
Menurut pemberitaan DW, Cesar Pieto Bahkan meminta Kepala Negara Meksiko, Claudia Sheinbaum, turun tangan menangani masalah ini dan mengendalikan Tindak Kekerasan.
(sry/jal)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
