Jakarta, CNN Indonesia —
Ganda putri Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi mundur dari final Indonesia Masters 2026 karena demam yang dialami Takahashi.
Manajer badminton Jepang, Yuki Kaneko menyebut Takahashi Pernah tidak enak badan sejak semifinal Indonesia Masters 2026, Sabtu (24/1). Kondisinya semakin parah saat malam hari.
“Takahashi mengalami demam dari kemarin malam. Di semifinal tidak begitu baik kondisinya, tetapi saat malam hari demamnya semakin parah,” kata Yuki di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Olahragawan badminton Jepang itu menegaskan, tidak ada Cidera yang dialami Takahashi. Keputusan mundur baru diambil Takahashi beberapa saat sebelum Liga.
“Keputusan diambil tadi [sebelum pertandingan dimulai]. Atletnya sendiri sempat minta untuk tetap main di lapangan. Sampai tadi siang masih Ingin main,” ujarnya menjelaskan.
Dengan mundurnya ganda putri Jepang ini, pasangan asal Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, meraih gelar juara Indonesia Masters 2026 tanpa bertanding.
Gelar juara ini merupakan yang kelima untuk Pearly/Thinaah di Laga BWF Super 500. Mereka Pernah mempersembahkan prestasi di Japan Masters, Arctic Open, Thailand Open, dan Hong Kong Open.
Meskipun demikian, untuk Indonesia Masters, ini yang pertama. Pada edisi sebelumnya, Indonesia Masters 2025, Pearly/Thinaah finis sebagai runner up karena kalah dari Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong.
Hal ini sekaligus pula membuat wakil Indonesia yang berlaga di final Berencana bertanding lebih Unggul. Ada dua wakil Indonesia yang berjuang memperebutkan gelar juara Indonesia Masters 2026.
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan Berencana menghadapi wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, pada Liga ketiga. Sebelumnya Liga ini dijadwalkan menjadi partai keempat.
Kemudian ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Bahkan Berencana main lebih awal melawan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dari awalnya Liga kelima atau penutup.
(abs/ikw/jal)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
