Siaga Serangan AS, Iran Klaim Kemajuan Perundingan dengan Washington


Jakarta, CNN Indonesia

Iran mengeklaim kemajuan dalam Perundingan dengan Amerika Serikat, meski ketegangan militer antara kedua negara terus meningkat.

“Bertentangan dengan pemberitaan media yang dibuat-buat, pengaturan struktural untuk Perundingan Baru saja berjalan,” kata Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, seperti mengutip AFP, Minggu (1/2).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Kremlin mengatakan Pernah Menggelar pembicaraan di Moskow dengan Pemimpin Negara Rusia Vladimir Putin.

Pemimpin Negara Iran Masoud Pezeshkian Bahkan mengatakan konflik yang lebih luas Berniat merugikan Iran dan Amerika Serikat.

Dalam percakapan telepon dengan Pemimpin Negara Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Pezeshkian mengatakan Iran tidak pernah mencari Pertempuran.

“Republik Islam Iran tidak pernah menginginkan, dan sama sekali tidak menginginkan, Pertempuran dan sangat yakin bahwa Pertempuran tidak Berniat menguntungkan Iran, Amerika Serikat, maupun kawasan ini,” katanya.

Lalu pada Sabtu setempat, Pemimpin Negara AS Donald Trump mengkonfirmasi bahwa ada dialog antara Washington dan Teheran.

[Gambas:Video CNN]

“(Iran) Baru saja berbicara dengan kami, dan kami Berniat lihat apakah kami dapat melakukan sesuatu, Bila tidak, kita Berniat lihat apa yang terjadi. Kami memiliki armada besar yang Ke arah ke sana,” kata Trump.

“Mereka Baru saja bernegosiasi,” imbuh Ia.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, yang Bahkan menjabat sebagai menteri luar negeri, Menggelar pembicaraan di Teheran dengan Larijani untuk mencoba meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

Ketegangan meningkat setelah AS mengerahkan kapal Pertempuran yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln ke lepas pantai Iran.

Langkah itu seiring ancaman Trump untuk melakukan intervensi setelah tindakan keras mematikan pemerintah Iran terhadap aksi Penolakan anti-pemerintah.

Kedatangan armada AS Pernah Mengoptimalkan kekhawatiran Berniat konfrontasi langsung dengan Iran.

Iran Pernah memperingatkan Berniat membalas dengan serangan rudal terhadap pangkalan, kapal, dan sekutu AS, terutama Israel, Bila terjadi serangan.

Trump meyakini Iran Berniat membuat kesepakatan mengenai program nuklir dan rudalnya daripada menghadapi aksi militer AS.

Teheran mengatakan siap untuk pembicaraan nuklir Bila rudal dan kemampuan pertahanannya tidak termasuk dalam agenda.

Kepala Angkatan Darat Iran Amir Hatami Pernah memperingatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap serangan apa pun, dengan mengatakan pasukannya dalam kesiapan defensif dan militer penuh.

“Bila musuh melakukan kesalahan, tanpa ragu itu Berniat membahayakan keamanannya sendiri, keamanan kawasan, dan keamanan rezim Zionis. Teknologi dan keahlian nuklir Iran tidak dapat dihilangkan, katanya.

Dengan meningkatnya ketegangan, otoritas Iran membantah beberapa insiden pada Sabtu terkait dengan serangan atau sabotase apa pun.

Insiden tersebut termasuk ledakan di kota pelabuhan Bandar Abbas di Iran selatan yang menurut petugas pemadam kebakaran setempat disebabkan oleh kebocoran gas.

(yoa/bac)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version