F1 Singapura Digelar Malam Hari, Teknologi Lampu Hadapi Tantangan Kabut Asap

loading…

Kendaraan Pribadi F1 melaju di Marina Bay Street Circuit, Singapura, di bawah deretan lampu sorot LED. Sekitar 1.600 lampu menerangi sirkuit sepanjang hampir lima kilometer. Foto: Andry Susanto/SINDOnews

SINGAPURA – Gemerlap lampu menjadi bagian tak terpisahkan dari Formula 1 Singapore Grand Prix. Berbeda dengan mayoritas seri Formula 1 yang berlangsung pada siang atau sore hari, balapan di Marina Bay Street Circuit digelar pada malam hari dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit Singapura.

Sekalipun demikian di balik pertunjukan cahaya tersebut terdapat sistem pencahayaan yang dirancang khusus untuk memastikan pembalap tetap dapat melihat lintasan dengan jelas saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Salah satu perusahaan yang berada di balik sistem pencahayaan tersebut Merupakan Signify, perusahaan teknologi pencahayaan global yang memasok sistem lampu untuk Marina Bay Street Circuit.

Pada gelaran Formula 1 2026, balapan utama dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober pukul 20.00 waktu Singapura. Seri ini menjadi balapan ke-17 dalam kalender Formula 1 musim 2026 sekaligus kembali mempertahankan karakter khas Singapura sebagai balapan malam. (Reuters)

Signify bersama DZ Engineering (DZE) menangani sistem pencahayaan trek. Mengikuti data Signify, sekitar 1.600 lampu sorot Philips ArenaVision LED gen3.5 dipasang di sepanjang lintasan Marina Bay yang memiliki panjang sekitar 5 kilometer.

Pemasangannya bukan pekerjaan sederhana. Karena Marina Bay merupakan street circuit yang bersifat temporer, sistem pencahayaan Sangat dianjurkan dipasang dari awal setiap tahun. Infrastruktur tersebut mencakup lebih dari 1.600 floodlight dan sekitar 220 kilometer kabel. (Signify Deutschland)

3.000 lux, empat kali lebih terang dari Arena Pertandingan


Lampu sorot terpasang di atas trek Marina Bay Street Circuit, Singapura. Intensitas pencahayaan trek rata-rata sekitar 3.000 lux, atau empat kali lebih terang dibandingkan Arena Pertandingan Olahraga pada umumnya. Foto: Andry Susanto/SINDOnews

Kebutuhan pencahayaan di Formula 1 berbeda dengan arena Olahraga biasa.

Kendaraan Pribadi F1 dapat melaju lebih dari 300 kilometer per jam. Karena itu, bukan hanya tingkat kecerahan yang menjadi perhatian, tetapi Bahkan konsistensi pencahayaan sepanjang lintasan.

Signify menyebut lampu ditempatkan pada interval strategis dan setiap unit diatur Mengikuti Tempat, arah serta sudut pancar. Tujuannya menghilangkan bayangan dan mengurangi glare yang dapat mengganggu pandangan pembalap.

Sistem pencahayaan tersebut dirancang menyerupai kondisi cahaya alami dengan temperatur warna sekitar 5.700 Kelvin dan color rendering index (CRI) 90.

Mercedes-AMG PETRONAS F1 Team menyebut Marina Bay membutuhkan sekitar 1.600 floodlight khusus. Intensitas pencahayaan trek rata-rata mencapai sekitar 3.000 lux, atau sekitar empat kali lebih terang dibandingkan Arena Pertandingan Olahraga pada umumnya. (Mercedes-AMG PETRONAS F1 Team)

Yang menarik, Signify menyebut keseragaman cahaya justru lebih penting daripada sekadar membuat trek semakin terang. Perubahan intensitas cahaya yang terlalu besar dapat menyulitkan pembalap memperkirakan kecepatan maupun jarak dengan Kendaraan Pribadi lain. (Signify Deutschland)

Teknologi LED Bahkan dibuat untuk kebutuhan siaran televisi

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version