Will Smith Dituding Lakukan Pelecehan Seksual ke Pemain Biola


Jakarta, CNN Indonesia

Will Smith digugat oleh seorang pemain biola dengan tuduhan pelecehan seksual, pemutusan kontrak secara tidak sah, dan aksi pembalasan.

Penggugat Aktor atau Aktris dan Vokalis tersebut diketahui bernama Brian King Joseph. Pria itu menggugat Will Smith dan manajemennya, Treyball Studios Management, Inc., ke Lembaga Peradilan Los Angeles, tepat sebelum tahun baru 2026.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dokumen Lembaga Peradilan, Joseph menuding Smith melakukan “perilaku predator” dan “dengan sengaja mempersiapkan dan menjajal Joseph untuk eksploitasi seksual lebih lanjut” saat tur Based on a True Story: 2025 Tour milik Aktor atau Aktris dan rapper itu.

Joseph mengaku Smith merekrut dirinya pada November 2024 untuk tampil di sebuah pertunjukan di San Diego, California, dan kemudian diundang bergabung dalam tur dan proyek album Smith berikutnya.




Seperti diberitakan Variety dan Fox News Digital pada Kamis (1/1), saat Joseph dan Smith makin akrab, bapak tiga anak itu kemudian diklaim mengatakan kepada Joseph mereka memiliki hubungan yang spesial.

“Smith dan Penggugat mulai menghabiskan waktu lebih banyak berdua, bahkan Smith mengatakan kepada Penggugat bahwa ‘Kau dan aku memiliki hubungan yang sangat Istimewa, yang tidak kumiliki dengan orang lain,’ dan ungkapan serupa lainnya yang menunjukkan kedekatannya dengan Penggugat,” demikian bunyi dokumen tersebut.

Joseph yang merupakan lulusan America’s Got Talent 2018 itu kemudian bergabung dengan tur tersebut pada Maret 2025 untuk sebuah pertunjukan di Las Vegas. Pada saat itu, ia Pernah terjadi disiapkan kamar oleh tim dari Will Smith.

Joseph kemudian menaruh kunci kamar di dalam tasnya dan tas tersebut ia taruh di van yang Pernah terjadi disiapkan oleh tim Will Smith. Joseph mengeklaim tak ada orang lain selain kru dan staf hotel yang memiliki akses ke kamarnya.

Justru setelah latihan, Joseph mendapati di kamarnya Pernah terjadi diakses oleh orang lain. Ia Bahkan mendapati Sebanyaknya catatan dalam kamarnya. Joseph menuding tim Will Smith Pernah terjadi membongkar tasnya di van itu selama ia latihan.

“Bukti tersebut termasuk catatan tulisan tangan yang ditujukan kepada Penggugat dengan nama, yang berbunyi ‘Brian, aku Berniat kembali paling lambat jam 5:30, hanya kita berdua (gambar hati), Stone F,’” demikian pernyataan dalam gugatan tersebut.

“Di antara barang-barang yang tersisa terdapat tisu basah, sebotol bir, ransel merah, sebotol Medis HIV dengan nama orang lain, sebuah anting-anting, dan dokumen keluar rumah sakit milik seseorang yang tidak dikenal oleh Penggugat.”

“Khawatir ada orang tidak dikenal Berniat kembali ke kamarnya untuk melakukan tindakan seksual, Penggugat segera memberi tahu petugas keamanan hotel dan perwakilan Tergugat, mendapatkan dokumentasi foto, meminta pergantian kamar, dan menghubungi saluran polisi non-darurat setempat (311) untuk melaporkan kejadian tersebut.”

Justru setelah kejadian tersebut, Joseph menyebut dirinya malah disalahkan oleh manajemen dari Will Smith dan mengancam Berniat memecat pemain biola itu. Bukan cuma itu, saat berkomunikasi langsung dengan Will Smith, Joseph malah dituding berbohong.

Brian King Joseph Bahkan mengaku dipecat dari pekerjaannya itu. Ia mengetahui setelah menuliskan kronologi dan laporan terkait kejadian di kamar hotel itu, Joseph mengetahui manajemen Will Smith Pernah terjadi mempekerjakan pemain biola lainnya.

“Perekrutan ini sangat menunjukkan bahwa alasan yang dinyatakan Tergugat untuk pemutusan hubungan kerja tersebut hanyalah dalih. Fakta-fakta sangat menunjukkan bahwa Terdakwa Willard Carroll Smith II dengan sengaja mempersiapkan dan mengincar Tuan Joseph untuk eksploitasi seksual lebih lanjut,” lanjut dokumen tersebut.

“Rangkaian peristiwa, pernyataan Smith sebelumnya kepada Penggugat, dan keadaan intrusi hotel semuanya menunjukkan pola perilaku predator daripada insiden terisolasi. Tindakan Terdakwa menyebabkan Penggugat mengalami tekanan emosional yang parah, kerugian ekonomi, kerusakan reputasi, dan kerugian lainnya.”

“Penggugat Bahkan dirugikan akibat stres kehilangan pekerjaannya, kesehatannya memburuk dan menyebabkan kerusakan fisiologis yang besar. Penggugat menderita PTSD dan penyakit mental lainnya sebagai akibat dari pemutusan hubungan kerja.”

Brian King Joseph kemudian menuntut ganti rugi yang ia serahkan sepenuhnya kepada dewan juri.

Variety dan Fox News Digital menyatakan mereka Pernah terjadi menghubungi pihak Will Smith terkait gugatan tersebut.

Seandainya Anda mengalami, melihat, mendengar, dan mengetahui tindak Tindak Kekerasan Maupun pelecehan, hubungi SAPA via telepon 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129.

(end)


[Gambas:Video CNN]


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version