Pusat-pusat komando Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza ditampilkan dalam pertemuan Dewan Perdamaian di Institut Perdamaian AS di Washington, AS, 19 Februari 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Dewan Perdamaian alias Board of Peace (BoP) bentukan Pemimpin Negara AS Donald Trump Pernah mengubah cakupan rencana pemulihan Gaza—yang awalnya bertujuan membangun kembali wilayah tersebut. Sekarang rencananya menjadi sekadar kamp sementara berisi “kabin portabel” di bawah administrasi dan kepolisian Palestina, serta didukung oleh pasukan keamanan internasional berskala kecil.
Menurut investigasi The Guardian yang diterbitkan pekan lalu, skema percontohan ini Berencana berlokasi di zona penyangga di sepanjang garis gencatan senjata dekat Rafah. Rancangan ini jauh berbeda dari gagasan yang dipresentasikan oleh menantu Trump, Jared Kushner, dalam paparan “Gaza pasar bebas” pada bulan Januari lalu, yang menjanjikan penyediaan infrastruktur dasar dalam waktu 100 hari.
Belum ada pekerjaan konstruksi atau persiapan yang dimulai untuk skema ini melalui Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF)—pasukan penjaga perdamaian multinasional dengan mandat PBB yang dibentuk Sesuai ketentuan rencana perdamaian Gaza tahun 2025.
Sebuah pangkalan logistik untuk ISF hampir rampung di perlintasan Kerem Shalom antara Israel dan Gaza; pasukan tersebut rencananya Berencana menjalani pelatihan di Mesir bersama personel dari Maroko, Kosovo, serta kemungkinan dari Albania dan Kazakhstan. Proses pelatihan ini Berencana memakan waktu berbulan-bulan, sementara kerangka hukum terkait kehadiran pasukan tersebut masih dalam tahap Perundingan dengan pemerintah Israel.
Skema percontohan ini disusun dua minggu lalu di Siprus oleh anggota Dewan Perdamaian, perwakilan pemerintahan Trump, Tony Blair Institute, dan Komite Nasional untuk Administrasi Gaza.
Pasukan Israel Berencana mundur dari garis gencatan senjata, dan kamp tersebut Berencana diawasi oleh ISF serta pasukan polisi Palestina yang terlatih khusus.
Dana untuk program percontohan ini kosong atau statusnya tidak diketahui. Hanya sebagian kecil dari dana sebesar 17 miliar Mata Uang Amerika AS —yang dijanjikan untuk rencana perdamaian 20 Skor Trump bagi Gaza—yang Pernah Sungguh-sungguh tersedia.
Dewan Perdamaian Tengah berupaya mengakses sebagian dari 11 miliar Mata Uang Amerika AS dana pendapatan Retribusi Negara Palestina serta aset bank yang dibekukan, disita, dan ditahan oleh Israel—tindakan yang memicu kemarahan Otoritas Palestina.
The Guardian melaporkan bahwa kegiatan konstruksi kemungkinan Berencana minim Sampai saat ini Pemungutan Suara Rakyat Israel pada 27 Oktober mendatang, yang berpotensi menggulingkan pemerintahan Gabungan sayap kanan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Loading…
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











