Jakarta, CNN Indonesia —
Polisi menangkap ratusan anak karena terlibat aksi Protes di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah RI, Jakarta, pada Kamis (28/8). Setelah didata Polda Metro Jaya, anak-anak itu dipulangkan pada Kamis malam WIB.
“Untuk anak-anak malam ini Bahkan kita pulangkan. Kita Pernah selesai mendata mereka,” kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Putu Kholis Aryana, seperti dilansir Antara, Kamis (28/8)
Ia mengungkapkan bahwa terdapat 176 anak yang diamankan Polda Metro Jaya dalam aksi Protes 28 Agustus di Jakarta hari ini (28/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saat penyekatan ada 176 anak yang diamankan Supaya bisa mereka terhindar dari potensi bahaya saat ikut aksi. Pada Di waktu ini persiapan kami pulangkan dengan pendampingan orang tua atau saudara,” ujar Ia.
Mantan Kapolres Malang ini Bahkan memastikan bahwa anak-anak yang diamankan mendapat pendampingan selama pendataan di Polda Metro Jaya.
“Dapat pendampingan dari Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI,” beber Ia.
Dalam pengalaman aksi Protes yang dilakukan oleh elemen buruh di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8), Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 4.500 lebih personel gabungan.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Asep Edi Suheri menekankan kepada seluruh personel Supaya bisa mengedepankan sikap humanis dan terukur dalam bertugas serta tidak bergerak sendiri, tetap kompak dan Setiap Waktu berkoordinasi dengan komandan lapangan.
Kapolda Bahkan menegaskan supaya tidak ada personel yang membawa senjata api ataupun melakukan tindakan agresif.
“Tidak ada yang membawa senjata api, tidak ada penembakan. Jangan bersikap agresif atau emosional. Keselamatan masyarakat dan anggota Merupakan prioritas, kita kedepankan sikap humanis,” kata Asep.
Dalam pengalaman Unjuk Rasa pada Kamis (28/8) terjadi insiden di kawasan Pejompongan, Jakarta, di mana pengemudi ojek online dilindas Kendaraan Pribadi rantis Brimob, yang videonya beredar luas.
(wiw)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA