loading…
PT Nindya Karya (Persero) mulai membangun proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Cirebon, Jabar. FOTO/dok.SindoNews
“Saya titip Dianjurkan fokus karena proyek ini cukup serius. Saya berharap ini dapat selesai tepat waktu,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).
Baca Bahkan: Nindya Karya Perkuat Kemitraan dengan 60 Mitra Pemasok di SPF 2026
Trenggono hadir bersama jajaran manajemen Nindya Karya, antara lain Direktur Utama Firmansyah, Direktur Operasi 1 Fatchurrohman, serta Senior Vice President Infrastruktur 2 Bambang Asmoro. Pengembangan PPN Kejawanan merupakan bagian dari program Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I (IDN-1055) yang memperoleh dukungan pembiayaan dari Islamic Development Bank (IsDB).
Labih lanjut, penguatan infrastruktur pelabuhan diharapkan menciptakan rantai pasok Barang Dagangan laut yang lebih terintegrasi, sehingga dapat Mendukung aktivitas usaha perikanan dari sisi penanganan Sampai saat ini distribusi hasil tangkapan. Infrastruktur tersebut Bahkan diharapkan membuka peluang peningkatan nilai tambah bagi Barang Dagangan perikanan dan aktivitas ekonomi masyarakat di Cirebon dan sekitarnya.
Sementara, bagi Nindya Karya, proyek tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam pembangunan infrastruktur nasional, khususnya yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan. Menurut Firmansyah pengembangan PPN Kejawanan Bahkan diarahkan untuk Mendukung ekosistem perikanan yang lebih terintegrasi dan memiliki daya dukung terhadap kegiatan perdagangan hasil laut.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
