loading…
Jacob Coxon menilai Anthropic dan OpenAI sama-sama berlomba Ke arah superintelijen yang mampu memperbaiki dirinya sendiri. Foto: Ist
Seorang peneliti kecerdasan buatan (AI) mengundurkan diri dari Anthropic, perusahaan pengembang chatbot Claude, pada Selasa (8/9/2026).
Jacob Coxon menuding Anthropic dan pesaing utamanya, OpenAI, tidak bertindak secara bertanggung jawab dalam perlombaan membangun AI yang mampu memperbaiki dirinya sendiri.
“Tidak ada satu pun dari kedua perusahaan itu yang bertindak secara bertanggung jawab. Mereka berlomba lurus Ke arah superintelijen yang dapat memperbaiki dirinya sendiri dan mempertaruhkan nyawa kita,” tulis Coxon melalui akun X miliknya.
Unggahan itu menyebar dengan Mudah. Majalah TIME mencatat unggahan tersebut dilihat lebih dari 90 juta kali dalam waktu kurang dari 24 jam, sedangkan WIRED melaporkan jumlah tayangannya Pernah melampaui 100 juta kali.
Coxon Merupakan warga Inggris berusia 27 tahun dan lulusan matematika Universitas Cambridge. Selama sekitar tiga tahun, ia menangani riset pretraining, Disebut juga tahap pelatihan awal model AI menggunakan data dalam jumlah sangat besar, di OpenAI dan Anthropic.
Ia pindah ke Anthropic pada awal tahun ini. Menurut Slate, salah satu pertimbangannya Merupakan reputasi Anthropic sebagai perusahaan yang lebih peduli pada keselamatan AI.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











