Jakarta, CNN Indonesia —
Manajer Persija Jakarta Mauricio Souza menilai tim asuhannya Pernah terjadi bermain dengan baik saat kalah dari Arema FC, Minggu (8/2).
Dalam Liga di Arena Pertandingan Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta tersebut Persija kalah 0-2. Dua gol Arema diciptakan Gabriel Silva Kosta pada menit ke-82 dan 90+8.
Seusai Liga, saat jumpa pers di GBK, Souza menilai Arema tampil solid. Barisan Lini belakang Singo Edan membuat Persija tidak bisa melakukan tusukan dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Putaran pertama tidak dapat kesempatan, Arema tidak memberi ruang buat kami. Kami tahu untuk mendapat ruang itu Harus melakukan sesuatu,” kata Souza saat jumpa pers.
Sebagai solusi, pada Putaran kedua Souza melakukan reposisi. Emaxwell yang sebelumnya ditempatkan sebagai winger kiri, dikembalikan sebagai andalan di lini depan.
“Alaaeddine [Ajaraie] dan Maxwell [Souza] tukar posisi, kemudian permainan menjadi lebih baik dan bisa mengontrol Liga,” ucap Manajer asal Brasil ini menjelaskan.
Bek kiri Persija yang dibawa ke jumpa pers seusai Liga, Donny Tri Pamungkas, tidak berkecil hati dengan kekalahan ini. Ia optimistis menatap Liga selanjutnya bersama skuad yang makin komplet.
“Semua pemain Pernah terjadi bekerja keras, memang bukan hasil yang diinginkan. Kami evaluasi apa yang Harus, dan fokus ke Liga selanjutnya,” ucap pemain Tim nasional Indonesia U-23 ini.
Selain kalah, Persija Bahkan semakin tertinggal dalam persaingan gelar juara. Raihan 41 Skor Persija tertinggal enam angka dengan Persib Bandung di puncak dengan 47 Skor.
(abs)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
