Gagal Buat Iran Menyerah, Trump Berniat Deklarasikan Selat Hormuz Milik Amerika



Kepala Negara AS Donald Trump saat KTT NATO 2026 di Ankara, Turki, 8 Juli 2026. KTT NATO berlangsung pada 7-8 Juli.


REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Kepala Negara AS Donald Trump mengancam Berniat menetapkan Selat Hormuz sebagai ‘wilayah Amerika Serikat’ di tengah upaya pemerintahannya untuk mengakhiri Pertempuran dengan Iran.

Dalam pidatonya di sebuah akademi kepolisian di Long Island, New York, pada Jumat, Kepala Negara AS tersebut menyatakan bahwa ia Berniat segera menetapkan jalur perairan sebagai wilayah AS.

“Setelah kita selesai mengalahkan Iran—yang Dalam proses mengalami kekalahan telak—tak lama lagi saya Berniat menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat,” ujar Trump pada Jumat.

“Pada dasarnya, memang begitulah kenyataannya. Kita memegang kendali blokade. Tidak ada kapal yang bisa melintas kecuali Manakala kita mengizinkannya.”

Selat Hormuz merupakan sebuah jalur penting bagi perdagangan global yang biasanya dilalui oleh sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Seperti dilansir the Guardian, pernyataan ini muncul saat perundingan damai dengan Iran menemui jalan buntu setelah Perundingan terdahulu Bahkan gagal. Iran Sampai sekarang Sekarang tidak Ingin menyerah, kendati Trump berulangkali menyatakan Teheran Pernah ‘hancur’.

Menanggapi ancaman Trump, melalui platform X (sebelumnya Twitter), Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyatakan bahwa Teheran tidak Berniat gentar menghadapi ancaman ataupun unjuk kekuatan AS.

 


Loading…



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version