Daftar 66 Organisasi Internasional yang Ditinggalkan Amerika Serikat


Jakarta, CNN Indonesia

Pemimpin Negara Donald Trump resmi menandatangani dekrit yang menarik Amerika Serikat keluar dari 35 organisasi non-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 31 badan PBB.

Dalam pernyataan pada Rabu (7/1) malam waktu setempat, Gedung Putih menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena puluhan lembaga internasional itu dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasional Amerika.

Gedung Putih menilai lembaga-lembaga itu mendorong “kebijakan iklim radikal, tata kelola global, serta agenda ideologis yang bertentangan dengan kedaulatan dan kekuatan ekonomi AS”.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Penarikan diri ini Berencana mengakhiri pendanaan dan keterlibatan pembayar Retribusi Negara Amerika dalam entitas yang mengedepankan agenda globalis di atas prioritas AS, atau yang menangani isu-isu penting secara tidak efisien dan tidak efektif sehingga dana publik AS lebih tepat dialokasikan untuk Mendukung misi lain yang relevan,” demikian pernyataan resmi Gedung Putih.

Keputusan Trump ini mencerminkan kehati-hatiannya terhadap lembaga-lembaga multilateral, khususnya PBB. Trump Pernah berulang kali mempertanyakan efektivitas, biaya, dan akuntabilitas badan-badan internasional, dengan alasan badan-badan tersebut seringkali gagal Menyajikan kepentingan AS.

Sejak memulai masa jabatan keduanya setahun yang lalu, Trump Pernah berupaya memangkas pendanaan AS untuk PBB, menghentikan keterlibatan AS dengan Dewan HAM PBB, memperpanjang penghentian pendanaan untuk badan bantuan Palestina UNRWA, dan keluar dari badan kebudayaan PBB UNESCO.

Melansir situs White House, berikut Merupakan organisasi internasional Non-PBB yang Berencana ditarik keanggotaannya oleh AS:

Pakta Energi Bebas Karbon 24/7;

Dewan Rencana Colombo;

Komisi Kerjasama Lingkungan Hidup;

Pendidikan Tidak Bisa Ditunda;

Pusat Keunggulan Eropa untuk Pemberantasan

Forum Laboratorium Penelitian Jalan Raya Nasional Eropa;

Gabungan Kebebasan Online;

Dana Keterlibatan dan Ketahanan Komunitas Global;

Forum Kontra Aksi Teror Global;

Forum Global tentang Keahlian Siber;

Forum Global tentang Migrasi dan Pembangunan;

Institut Antar-Amerika untuk Penelitian Perubahan Global;

Forum Antar Pemerintah tentang Pertambangan, Mineral, Logam, dan Pembangunan Ramah Lingkungan;

Panel Antarpemerintah tentang Pergantian Iklim;

Platform Antarpemerintah untuk Ilmu Pengetahuan dan Kebijakan tentang Keanekaragaman Hayati dan Jasa Ekosistem;

Pusat Internasional untuk Studi Pelestarian dan Restorasi Properti Kebiasaan;

Komite Penasihat Kapas Internasional;

Organisasi Hukum Pembangunan Internasional;

Forum Energi Internasional;

Federasi Internasional Dewan Kesenian dan Badan Kebudayaan;

Lembaga Internasional untuk Demokrasi dan Bantuan Pemungutan Suara Rakyat;

Institut Internasional untuk Keadilan dan Supremasi Hukum;

Kelompok Studi Timbal dan Seng Internasional;

Badan Energi Terbarukan Internasional;

Aliansi Surya Internasional;

Organisasi Kayu Tropis Internasional;

Uni Internasional untuk Konservasi Alam;

Institut Geografi dan Sejarah Pan Amerika;

Kemitraan untuk Kerjasama Atlantik;

Perjanjian Kerja Sama Regional tentang Pemberantasan Pembajakan dan Perampokan Bersenjata terhadap Kapal di Asia;

Dewan Kerja Sama Regional;

Jaringan Kebijakan Energi Terbarukan untuk Abad ke-21;

Pusat Sains dan Teknologi di Ukraina;

Sekretariat Program Lingkungan Regional Pasifik; dan

Komisi Venesia Dewan Eropa.

Ditambah lagi dengan, AS Bahkan menarik diri dari 31 badan PBB:

Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial;

Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC) – Komisi Ekonomi untuk Afrika;

ECOSOC – Komisi Ekonomi untuk Amerika Latin dan Karibia;

ECOSOC – Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik;

ECOSOC – Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia Barat;

Komisi Hukum Internasional;

Mekanisme Sisa Internasional untuk Lembaga Peradilan Pidana;

Pusat Perdagangan Antar Negara;

Kantor Penasihat Khusus untuk Afrika;

Kantor Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Anak-anak dalam Konflik Bersenjata;

Kantor Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Kekejaman Seksual dalam Konflik;

Kantor Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Kekejaman Terhadap Anak;

Komisi Pembangunan Perdamaian;

Dana Pembangunan Perdamaian;

Forum Tetap tentang Orang-orang Keturunan Afrika;

Aliansi Peradaban PBB;

Program Kolaborasi PBB tentang Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan di Negara-negara Berkembang;

Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan;

Dana Demokrasi PBB;

Energi PBB;

Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan;

Konversi Kerangka Kerja PBB tentang Pergantian Iklim;

Program Permukiman Manusia PBB;

Institut Pelatihan dan Penelitian PBB;

Samudra PBB;

Dana Kependudukan PBB;

Daftar Senjata Konvensional PBB;

Dewan Eksekutif Utama Sistem PBB untuk Koordinasi;

Sekolah Staf Sistem PBB;

Air PBB; dan

Universitas PBB.

(rnp/har)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version