loading…
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melaporkan kinerja pada sembilan bulan pertama 2026. FOTO/dok.SindoNews
“Kinerja tersebut mencerminkan perkembangan portofolio Usaha perseroan yang semakin terdiversifikasi melalui tiga pilar utama, Dikenal sebagai Energi & Kimia, Infrastruktur Terintegrasi, dan Solusi Mobilitas,” demikian keterangan resmi Chandra Asri Group dalam laporan keuangan yang belum diaudit untuk periode berakhir 30 September 2026 yang diterima, Jumat (30/10/2026).
Baca Bahkan: Ekspansi Usaha, Chandra Asri Group Buka Lebih dari 1.000 Lapangan Kerja
Mengikuti laporan tersebut Chandra Asri Group mencatat total aset USD14,2 miliar, ekuitas pemegang saham USD5 miliar, serta posisi likuiditas USD4,2 miliar. Lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) Bahkan mempertahankan peringkat idAA- perseroan dengan merevisi prospek menjadi Positif.
Perseroan melanjutkan Penanaman Modal di sektor energi dan kimia melalui proyek pabrik chlor-alkali dan ethylene dichloride (CA-EDC). Sampai sekarang periode pelaporan, progres pembangunan proyek tersebut Pernah mencapai 80%, didukung pendanaan USD200 juta dari Indonesia Investment Authority (INA) dan Danantara.
Fasilitas CA-EDC ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dengan kapasitas produksi soda kaustik 400.000 ton per tahun. Proyek itu diharapkan Membantu substitusi Produk Impor bahan kimia domestik, menciptakan sekitar 3.000 lapangan kerja pada tahap konstruksi, dan 250 lapangan kerja pada tahap operasional.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
