Bikin Gen Z Minder, Nenek 70 Tahun Ini Punya Tubuh Segar dan Berotot

Jakarta

Anak muda Kemungkinan dibuat kagum melihat sosok nenek satu ini. Meski usianya Sebelumnya kepala tujuh, Eva Birath memiliki tubuh yang tetap Segar dan berotot.

Eva merupakan perempuan berusia 70 tahun asal Gothenburg, Swedia. Salah satu rahasianya Merupakan rutin melakukan latihan angkat beban Sampai sekarang empat kali dalam seminggu. Eva bahkan kerap mengajak cucunya untuk ikut latihan beban.

Selain rutin berolahraga, Eva Bahkan menjalani pola makan karnivora yang cukup kontroversial. Diet ini dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan dan menghindari buah, sayuran, biji-bijian, serta makanan nabati lainnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku biasanya makan daging sekitar 800 gram sehari.

“Saya tidak makan apapun yang berasal dari tumbuhan, hanya yang berasal dari hewan. Saya pikir 80 persen kesehatan yang baik berasal dari apa yang kita makan,” cerita Eva dikutip dari The Irish Sun, Sabtu (8/8/2026).



Selain angkat beban, ia Bahkan rutin berpuasa, jalan kaki, menggunakan sauna, Sampai sekarang berendam air dingin. Eva mengatakan kebugaran Di waktu ini menjadi prioritas utamanya.

Meski usianya terus bertambah dan stamina berkurang, Eva menuturkan dirinya tak ingin mengubah kebiasaannya untuk menjaga kebugaran. Justru, ketika usianya semakin tua, maka latihan-latihan justru semakin penting.

“Kalau saya membandingkan diri saya dengan perempuan berusia 70 tahun lainnya, kebugaran saya Berkelas. Tapi saya tidak membandingkan diri. Menurut saya, kebanyakan orang tidak sehat dan lemah,” kata nenek yang Sebelumnya memiliki tiga cucu tersebut.

Eva mengikuti Kejuaraan binaraga pertamanya ketika berusia 47 tahun. Ia Pada akhirnya memenangkan Kejuaraan tersebut meski sebelumnya hanya memiliki sedikit pengetahuan mengenai pose dan persiapan Kejuaraan.

Sekalipun demikian, Harus diingat kembali, ahli kesehatan tidak menyarankan pola makan yang hanya terdiri dari daging. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kecukupan, keseimbangan, moderasi, dan keberagaman Sangat dianjurkan menjadi dasar pola makan yang sehat.

Halaman 2 dari 2

(avk/suc)



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA