Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia —
Mengajukan permohonan visa kerap menjadi tantangan saat merencanakan perjalanan ke luar negeri. Meski terkesan mudah, tetapi proses ini memerlukan pemahaman dan ketelitian pemohon untuk memenuhi semua syarat dan prosedur yang berlaku.
Mengingat, setiap negara umumnya memiliki Syarat dan aturan persyaratan yang berbeda untuk dapat menerbitkan visa. Kesalahan kecil yang pemohon lakukan Mungkin dapat berdampak pada penundaan bahkan penolakan permohonan visa.
Di Indonesia, visa dapat diajukan langsung melalui kedutaan atau konsulat negara tujuan. Terlebih lagi, ada Bahkan opsi lain melalui pihak ketiga yang resmi, seperti VFS Global yang Membantu proses administrasi permohonan visa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tips mengajukan permohonan visa
Chief Operating Officer VFS Global – Australia, China, and RCIS, Simon Peachey, Menyajikan Sebanyaknya tips terkait pengajuan permohonan visa. Hal ini ia ungkapkan dalam acara Media Briefing Peak Season Awareness, di Fairmont Hotel Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).
Sebelum mengajukan permohonan visa, ikuti tips ini biar prosesnya lancar sekalipun ketika peak season.
1. Ajukan secepat Mungkin
Dalam banyak kasus, biasanya negara Nanti akan menerima atau menyetujui aplikasi visa Sampai saat ini H-180 hari atau enam bulan sebelum tanggal perjalanan pemohon. Berbeda dengan, ada Bahkan yang hanya tiga bulan, tergantung negara, banyaknya pemohon, dan situasi di negara tujuan.
Sebaiknya ajukan visa secepat Mungkin, tepatnya ketika rencana perjalanan kamu Pernah terjadi matang. Segera proses pembuatan visa setelah kamu memegang tiket pesawat, bukti akomodasi, rekening koran, dan itinerary. Ini untuk memastikan visa kamu Pernah terjadi disetujui tepat waktu dengan tiket penerbangan dan akomodasi yang dipesan.
“Dengan mengajukan dari jauh-jauh hari, pemohon visa dapat menghindari gangguan di menit-menit terakhir, misalnya permintaan informasi tambahan dari pemerintah. Jadi yang pertama dan utama, ajukan secepat Mungkin,” ujar Simon.
2. Informasi Dianjurkan sesuai dokumen asli
Tips kedua, pastikan informasi pemohon Pernah terjadi sesuai atau cocok dengan dokumen asli. Ketika mengajukan visa, kamu Nanti akan diminta melampirkan dokumen seperti paspor, formulir aplikasi, foto, tiket pesawat, bukti akomodasi, jadwal perjalanan, Sampai saat ini rekening koran.
Informasi ini Dianjurkan sesuai demi kelancaran proses aplikasi visa. Seandainya ada kesalahan, maka visa kemungkinan lebih lama diproses, bahkan bisa ditolak.
“Sangat penting bagi kemudahan pemrosesan Supaya bisa informasi tersebut cocok dan tidak menimbulkan pertanyaan bagi staf di pusat pemerintah atau staf kami di VFS Global,” ujar Simon.
3. Pastikan format foto visa Pernah terjadi benar
Saat menyerahkan dokumen, pemohon Bahkan Dianjurkan menyerahkan foto terbaru untuk foto visa. Nah, format fotonya Bahkan Dianjurkan benar sesuai dengan Syarat yang diminta dan memenuhi standar yang Pernah terjadi ditetapkan.
Secara umum, foto yang dibutuhkan, yaitu yang berukuran 3,5×4,5 cm dengan latar belakang putih. Kamu Dianjurkan mengenakan pakaian berwarna gelap atau selain putih, rambut rapi, wajah menghadap kamera, wajah berekspresi netral, serta tanpa aksesori yang menutupi wajah.
“Ketiga, dan ini Skor yang cukup spesifik, pastikan foto yang diberikan sesuai dengan format yang diminta. Untuk beberapa negara, pemohon diharuskan Menyajikan foto fisik (hard copy) yang memenuhi spesifikasi standar yang ditetapkan,” Simon menambahkan.
4. Semua dokumen Dianjurkan lengkap
Jangan sampai ada dokumen yang tidak kamu lengkapi. Pastikan semua dokumen yang diminta atau disarankan oleh kedutaan/pemerintah negara tujuan disertakan Pada saat yang sama dengan pengajuan aplikasi visa.
Kalau ada dokumen yang ketinggalan atau hilang, ini bisa memengaruhi proses pengajuan visa. Biar tidak lupa, buat daftar dokumen atau checklist sebelum mengajukan pembuatan visa.
“Sekali lagi, item atau informasi yang hilang dapat menyebabkan penundaan atau gangguan pada proses aplikasi. Jadi, tolong baca panduan dan daftar periksa (checklist) dengan cermat dan pastikan semua dokumen yang diperlukan disediakan,” Simon mengingatkan.
5. Siapkan rekening koran
Dalam beberapa kasus, ada Sebanyaknya negara yang meminta rekening koran atau rekaman transaksi dari buku tabungan pemohon visa. Pemohon Dianjurkan memastikan, rekening koran mereka Pernah diautentikasi dengan benar dan mengikuti persyaratan yang ada.
“Niscaya saja umum untuk menyertakan rekening koran dalam aplikasi visa, dan dalam beberapa kasus tidak diharuskan untuk diautentikasi, tetapi tergantung pada negara tujuan Anda. Berhati-hatilah untuk Menyajikan persyaratan rekening koran (pastikan Seandainya memang diharuskan), dan dokumen tersebut Dianjurkan Pernah terjadi diautentikasi,” ujar Simon.
(ana/rti)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
