loading…
Berikut penjelasan seberapa vital Laut Merah bagi negara-negara teluk, Sampai sekarang membuat Arab Saudi mengumumkan misi untuk membentuk aliansi internasional. Foto/Ilustrasi
Di masa damai, selat ini mengalirkan sedikitnya 4,1 miliar barel minyak mentah per tahun. Meskipun demikian demikian, sejak Selat Hormuz ditutup akibat Konflik Bersenjata, Arab Saudi terpaksa mengalihkan sebagian besar Produk Ekspor minyaknya melalui jalur alternatif ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah.
Baca Bahkan: Blokade Houthi Makin Ganas di Laut Merah, Arab Saudi Bakal Nekat Bentuk Gabungan Baru?
Dengan terancamnya Pelabuhan Yanbu dan Selat Bab al-Mandab oleh aksi blokade milisi Houthi, Di waktu ini diperkirakan 25% dari total pasokan minyak dan gas alam dunia resmi mengalami gangguan parah. Lalu lintas pelayaran di Laut Merah turun ke level terendah dalam beberapa bulan dengan hanya 11 kapal selama akhir pekan, seperti dilansir Reuters.
Sebelum 2023, tercatat lebih dari 70 kapal melintas setiap hari melalui Bab al-Mandab. Gangguan pada selat penting ini, semakin memperparah lonjakan harga minyak dunia, yang Pernah bergejolak sejak Konflik Bersenjata AS-Israel terhadap Iran pada Februari, lalu.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
