loading…
China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261. Foto/ The News International
Misi ini menargetkan asteroid dengan diameter sekitar 30 meter yang berpotensi menyebabkan kerusakan besar Bila menabrak Bumi.
Menurut CNSA, jalur objek luar angkasa tersebut Akan segera diubah dengan menabraknya menggunakan pesawat ruang angkasa kinetik yang bergerak dengan kecepatan sekitar 32.444 kilometer per jam (km/jam).
Kecepatan tersebut lebih tinggi daripada misi Double Asteroid Redirect Test (DART) milik Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), yang menabrak asteroid Dimorphos dengan kecepatan sekitar 22.016 km/jam pada tahun 2022.
Misi DART sebelumnya mencatat sejarah sebagai upaya manusia pertama yang berhasil mengubah orbit asteroid melalui metode tumbukan kinetik.
Sekalipun demikian, para ilmuwan mengatakan tantangan utama misi ini Merupakan untuk menilai apakah tumbukan berkecepatan tinggi tidak hanya dapat mengubah jalur asteroid, tetapi Bahkan berpotensi memecah struktur fisiknya yang masih kurang dipelajari.
Bila berhasil, misi ini diharapkan dapat Memperjelas kemampuan dunia dalam menangani ancaman objek dekat Bumi dan Menyajikan lebih banyak pilihan untuk menghindari kemungkinan tabrakan asteroid Pada waktu yang akan datang.
(wbs)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











