Komparasi BYD M6 DM vs Suzuki XL7 Hybrid, Harga, Fitur, dan Seberapa Irit?

loading…

Satu pakai colokan listrik, satu tidak. Dua filosofi hybrid, satu segmen rebutan: MPV-SUV keluarga Rp270-390 jutaan. Foto: Sindonews/Danang Arradian

ICE BSD – Dua Kendaraan Pribadi. Dua filosofi hybrid yang beda total. Yang satu tidak pernah Harus dicolok ke listrik. Yang satu lagi justru dirancang untuk dicolok setiap malam, tapi tetap bisa jalan jauh pakai bensin kalau malas cari colokan.

Itulah beda mendasar Suzuki XL7 Hybrid dan BYD M6 DM. Dua-duanya sama-sama disebut “hybrid”. Tapi Tips kerjanya jauh berbeda. Harganya pun beririsan, di kisaran Rp270 juta sampai Rp390 juta.

Mild Hybrid vs Plug-in Hybrid, Beda di Akar

XL7 Hybrid pakai sistem SHVS, Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Ini mild hybrid. Kendaraan Bermotor Roda Dua listriknya kecil, cuma pembantu.

Integrated Starter Generator dan baterai lithium-ion Mendukung akselerasi awal, meringankan kerja mesin K15C 1.462 cc. Kendaraan Pribadi tidak bisa jalan pakai listrik murni.

Tidak ada colokan. Tidak ada pengisian daya eksternal. Tips pakainya sama persis dengan Kendaraan Pribadi bensin biasa. Bedanya cuma lebih irit sedikit.
BYD M6 DM beda jalur. Ini plug-in hybrid electric vehicle, disingkat PHEV, oleh BYD disebut Dual Mode (DM).

Mesin bensinnya 1.500 cc naturally aspirated siklus Atkinson, tenaga 72 kW dengan torsi 125 Nm.

Tapi Kendaraan Bermotor Roda Dua listriknya bukan pembantu kecil. Kendaraan Bermotor Roda Dua EHS 5.0 ini mampu berputar sampai 15.000 rpm, menghasilkan torsi 210 Nm. Tenaga gabungan sistemnya mencapai 207 hp.

Yang membuat beda kelas: M6 DM bisa jalan 100 persen pakai listrik saja, tanpa mesin bensin menyala sama sekali.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA