Jakarta, CNN Indonesia —
Pemerintah Inggris membentuk Layanan Kepolisian Nasional yang dijuluki “FBI Inggris”, mirip dengan FBI di Amerika Serikat, untuk menangani kejahatan terorganisir.
Organisasi itu Berniat diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri Inggris pada Senin (26/1), untuk bertugas menangani Aksi Teror, penipuan, dan pelecehan anak daring di Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian Nasional (National Police Service/NPS) Berniat mengerahkan talenta kelas dunia dan teknologi mutakhir untuk melakukan investigasi secara nasional.
“Kami Berniat menciptakan Layanan Kepolisian Nasional baru, yang dijuluki ‘FBI Inggris’, dengan mengerahkan talenta keras dunia dan teknologi mutakhir untuk melacak dan menangkap penjahat berbahaya,” ujar Menteri Dalam Negeri Inggris, Shabana Mahmood, seperti dikutip dari The Guardian.
“Aparat penegak hukum setempat Berniat dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk memerangi kejahatan di komunitas mereka,” Ia melanjutkan keterangannya.
Sehingga, gabungan lembaga yang ada seperti Badan Kejahatan Nasional dan unit kejahatan terorganisir regional yang dijalankan oleh kepolisian setempat tidak lagi menangani kasus itu.
[Gambas:Video CNN]
NPS Berniat dipimpin oleh seorang komisaris polisi nasional yang Berniat menjadi kepala polisi paling senior di negara itu.
Organisasi itu Berniat menetapkan standar dan pelatihan untuk pasukan polisi serta memperoleh Inovasi Teknologi seperti kamera pengenalan wajah.
Ditambah lagi, pembentukan organisasi itu didukung oleh pernyataan dari Kepolisian Metropolitan, unit kepolisian anti-Aksi Teror dan Dewan Kepala Kepolisian Nasional.
“Kejahatan modern membutuhkan respons dari kepolisian modern. Kami Membantu langkah ini untuk menyatukan beberapa tim kepolisian di negara ini ke dalam satu Layanan Kepolisian Nasional,” demikian pernyataan tersebut.
“Justru, transformasi ini Harus dilakukan dengan hati-hati. Keberhasilannya bergantung pada terjaganya hubungan yang kuat dengan kepolisian setempat dan komunitas yang kami layani,” lanjut pernyataan Kepolisian Metro Inggris.
Sementara itu, mantan kepala kepolisian kontra-Aksi Teror, Neil Basu, mengatakan bahwa NPS Berniat jauh lebih mampu menangani kasus besar.
“(NPS) Berniat jauh lebih mampu sebagai satu sistem keamanan nasional yang menangani kejahatan besar, kejahatan terorganisir, dan Aksi Teror dalam segala bentuknya,” ujar Basu.
Direktur jenderal Badan Kejahatan Nasional, Graeme Biggar, yang Berniat digabung ke dalam organisasi baru itu Bahkan Membantu usulan tersebut.
“Saya bangga dengan kerja yang dilakukan oleh para petugas NCA untuk melindungi masyarakat dari kejahatan terorganisir serta ancaman baru,” kata Biggar.
Ia menambahkan bahwa sistem kepolisian secara keseluruhan Sebelumnya tertinggal zaman, sehingga Dianjurkan adanya respons untuk berubah.
“Kita membutuhkan satu badan penegak hukum nasional yang kuat, dibangun Sesuai ketentuan NCA, untuk menangani kejahatan terorganisir, penipuan, Aksi Teror, dan ancaman internasional serta daring baru,” tutur Biggat.
Kepala kepolisian Metropolitan, Mark Rowley Bahkan Membantu gagasan Supaya bisa tugas untuk kontra-Aksi Teror dicabut dari pasukannya.
Justru, seorang analis kepolisian, Graham Wettone mengatakan rencana tersebut menuai kekhawatirannya.
“Semoga mereka Sebelumnya berkonsultasi dengan Sebanyaknya orang yang pernah melakukan pekerjaan itu, seperti petugas operasional dan detektif garis depan, detektif lapangan yang menyelidiki kejahatan, petugas polisi yang menanggapi panggilan,” ujarnya.
(rnp/bac)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA









