INFO TEMPO – Kementerian Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri) menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dalam tiga gelombang. Gelombang pertama Pernah terjadi berjalan pada Mei-Juli 2026. Pada Pada saat ini Pada Pada saat ini sedang bergulir gelombang kedua yang dimulai pada Agustus 2026.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mendorong pembangunan daerah dan memotivasi para kepala daerah untuk bekerja lebih giat. Kementerian Dalam Negeri, yang menaungi semua pemerintah daerah di Indonesia, memiliki peran dalam mengevaluasi dan mengarahkan pemerintah daerah Supaya bisa menghadirkan kinerja dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat serta Membantu program prioritas nasional.
“Ibarat carrot and stick, kita jangan hanya Menyediakan stick-nya, tapi Bahkan carrot-nya. Nah, apresiasi ini merupakan bagian dari carrot tadi,” kata Tito. Apresiasi atas kinerja Unggul pemerintah daerah dalam berbagai aspek, menurut Tito, menjadi panggung untuk menunjukkan masih banyak kepala daerah yang berupaya memajukan daerahnya dan bekerja dengan baik untuk menyejahterakan masyarakat.
Kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Pernah terjadi berlangsung di berbagai titik, Disebut juga di Palembang, Balikpapan, Senggigi, Yogyakarta, Kendari, Jayapura, dan Kota Batam. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Hor.) (Purn.) Djamari Chaniago hadir dalam beberapa rangkaian acara apresiasi dan menyampaikan pandangannya terhadap kegiatan ini.
“Apresiasi ini sangat membanggakan dan prestasi yang Sebelumnya dicapai merupakan hasil kerja sama di lingkungan daerah masing-masing,” kata Djamari saat memberi sambutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sumatera yang berlangsung di Kota Batam, Kepri, pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Djamari melanjutkan, kategori yang menjadi basis penilaian dalam gelombang pertama dan kedua sesuai dengan Asta Cita Pemerintahan Pemimpin Negara Prabowo Subianto dan Wakil Pemimpin Negara Gibran Rakabuming Raka. Dengan kategori yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan dilaksanakan oleh semua pemerintah daerah kemudian dinilai melalui apresiasi ini, Djamari optimistis target pembangunan dapat tercapai.
“Sebab, tidak Mungkin sekali ada prestasi yang dilakukan oleh satu atau dua orang. Jelas pemimpin bersama masyarakat kompak untuk mencapai prestasi ini,” ucapnya. “Kami di (pemerintah) pusat menunggu dan ingin melihat prestasi-prestasi lain di daerah.”
Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyambut baik ajang Laga pemerintah daerah berprestasi ini. “Saya memberi apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang Melaksanakan kegiatan ini,” katanya.
Rifqinizamy mengingat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, ketika Mendagri Tito mengajukan anggaran Rp 1 triliun untuk melaksanakan kegiatan apresiasi. “Kemudian saya menanyakan apa urgensi anggaran tersebut?” katanya.
Setelah mengetahui Penjelasannya, Rifqinizamy mengamini penjelaskan Mendagri Tito Karnavian perihal analogi stick and carrot kepada pemerintah daerah. “Carrot-nya Mungkin sekali tidak seberapa, Rp 1 triliun kita bagi sedikit-sedikit dengan indikator yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Terima kasih Pak Mendagri dan jajaran,” katanya. “Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat merasa terhormat bermitra dengan Pak Tito dan jajarannya. Hubungan Kementerian Dalam Negeri dengan Komisi II berjalan sangat baik.”(*)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











