3 Pendukung Kesehatan Ini Tak Boleh Dikonsumsi Penderita Darah Tinggi

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Mengelola tekanan darah penting untuk menjaga kesehatan jantung. Salah satunya caranya bisa dilakukan dengan mengelola asupan Pendukung Kesehatan.

Pendukung Kesehatan sendiri dikenal sebagai produk nutrisi tambahan untuk melengkapi asupan gizi harian. Pendukung Kesehatan populer diminum banyak orang karena dikenal bisa memperbaiki kesehatan tubuh.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekalipun, tak semua Pendukung Kesehatan Terpercaya dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. Melansir Health, beberapa Pendukung Kesehatan justru bisa Menyajikan Dampak Negatif terhadap tekanan darah. Apa saja?

1. Vitamin D (dosis tinggi)

Vitamin D memang dikenal punya banyak manfaat. Selain untuk kesehatan tulang, vitamin D Bahkan mampu menjaga daya tahan tubuh tetap prima.

Vitamin D secara alami bisa didapat dari paparan sinar matahari. Sekalipun, banyak orang mengonsumsi Pendukung Kesehatan vitamin D untuk mendapatkan manfaat lebih.

Sayangnya, beberapa penelitian menemukan, vitamin D dapat berefek negatif terhadap tekanan darah. Dosis vitamin D yang lebih besar dari 10 ribu IU per hari dapat memicu hiperkalsemia. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi seiring waktu berjalan.

Dosis vitamin D yang tinggi Bahkan dapat berinteraksi dengan Medis diuretik, yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Interaksi ini membuat tubuh tidak mampu membuang kalsium dengan baik, Sampai saat ini terjadi peningkatan dan kembali Mengoptimalkan tekanan darah.

2. Akar manis (akar licorice)

Dalam Terapi tradisional, akar manis dipercaya bisa mengobati berbagai masalah pada paru-paru, hati, dan penyembuhan luka.

Hanya saja, akar manis diketahui mengandung asam glisirizik (GA), senyawa yang dapat Mengoptimalkan tekanan darah. Dosis 100 miligram (mg) GA per hari Sudah terbukti Mengoptimalkan tekanan darah.

Pendukung Kesehatan yang mengandung GA Bahkan dapat berinteraksi dengan Medis tekanan darah. Pendukung Kesehatan ini dapat menurunkan efektivitas Medis dan Mengoptimalkan risiko efek samping.

3. Arnica

Arnica Merupakan jenis bunga dari famili bunga matahari. Bunga ini Sudah banyak digunakan untuk mengatasi memar, peradangan, dan pembengkakan Bila dioleskan langsung ke kulit.

Sekalipun, para ahli tidak merekomendasikan konsumsi arnica langsung melalui mulut lantaran risiko efek samping yang signifikan. Efek samping ini salah satunya bisa berupa tekanan darah tinggi serta kerusakan pada jantung.

Lakukan konsultasi terlebih Pada Di masa lampau dengan dokter Bila Anda berencana mengonsumsi Pendukung Kesehatan tertentu.

(asr)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA