Dentuman di Puncak Cianjur Bikin Geger Warga, Ini Penjelasan PVMBG


Jakarta, CNN Indonesia

Warga di kawasan Puncak di Kabupaten Cianjur, Jabar (Jabar) dihebohkan dengan suara dentuman dan kilatan cahaya misterius. Kejadian Berkelas apa itu?

Dentuman Sampai saat ini kemunculan kilatan cahaya misterius itu terjadi pada Senin (5/1) malam, sekitar pukul 22.15 WIB. Suara dentuman itu bahkan terdengar di berbagai wilayah di kawasan puncak Cianjur, mulai dari Kecamatan Cipanas Sampai saat ini Pacet.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya suara dentuman, warga Bahkan melihat cahaya berwarna kemerahan di langit wilayah utara Cianjur tersebut.

“Awalnya terdengar suara dentuman keras. Kemudian ada cahaya berwarna kemerahan. Kebetulan saya dan keluarga Baru saja di teras, jadi terdengar dan terlihat jelas suara dentuman serta cahayanya,” ujar salah seorang warga Cipanas, Cianjur, Wildan Fadilah (20).





Ia menerangkan warga- warga langsung berhamburan keluar rumah usai mendengar suara dentuman keras tersebut.

“Warga panik, khawatir terjadi sesuatu. Sekitar setengah jam warga siaga di luar rumah, tapi Pada akhirnya kembali masuk setelah merasa Berkualitas,” kata Ia.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut dentuman keras misterius yang terjadi di Cianjur pada Senin (5/1) malam bukan disebabkan aktivitas vulkanik.

“Betul, bukan aktivitas vulkanik,” kata Kepala PVMBG Hadi Wijaya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (7/1).

Hadi mengatakan laporan terkait dentuman keras tersebut disampaikan oleh salah satu petugas di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gede. Petugas mendengar dentuman sekitar pukul 20.00 WIB.

“Ada gemuruh petir tapi bukan dari sisi Ciloto, seperti sisi kebalikan gunungnya, Mungkin Jakarta. Bekasi hujan gede jadi disini terdengarnya gemuruh, getarannya,” tuturnya.

Terpisah, Penyelidik Bumi Utama PVMBG Supartoyo mengatakan dentuman dan cahaya kemerahan di langit itu diduga dipicu oleh Kejadian Berkelas energi elektromagnetik.

“Diduga berkaitan dengan Kejadian Berkelas atmosfer dan geofisika,” katanya, Selasa (6/1) dikutip dari detikJabar.

“Untuk pemicunya belum tahu, karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya memicu hal ini,” kata Ia.

CNNIndonesia.com mencoba mengonfirmasi Kejadian Berkelas cuaca apa yang menjadi pemicu dentuman tersebut kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sekalipun demikian, BMKG belum memiliki informasi Pernah Tak perlu dijelaskan lagi terkait Dalang kejadian ini.

(lom/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA