7 Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan, dari Jantung Sampai sekarang Menopause

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Susu kedelai kian populer sebagai alternatif minuman nabati yang dinilai menyehatkan. Terbuat dari biji kedelai yang diolah, susu ini mengandung protein nabati, isoflavon, serta Sebanyaknya vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Dikonsumsi secara rutin dalam jumlah wajar, susu kedelai disebut dapat Mendukung menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah, Sampai sekarang meredakan gejala menopause. Meski begitu, konsumsinya tetap Sangat dianjurkan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Verywell Health, berikut Sebanyaknya manfaat susu kedelai bagi kesehatan:

1. Mendukung mengurangi peradangan

Susu kedelai mengandung isoflavon, senyawa alami dari tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa ini berperan menangkal radikal bebas yang dapat memicu peradangan di dalam tubuh.

Isoflavon, seperti genistein, Bahkan diketahui dapat menekan pemicu inflamasi yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis. Karena itu, konsumsi susu kedelai dinilai berpotensi Mendukung melindungi tubuh dari risiko peradangan berlebih.

2. Menjaga kadar kolesterol

Kandungan protein kedelai dan isoflavon dalam susu kedelai diketahui dapat Mendukung menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus Mengoptimalkan kolesterol baik (HDL).

Ditambah lagi dengan, susu kedelai secara alami rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol. Kombinasi ini membuatnya menjadi pilihan minuman yang lebih ramah bagi kesehatan jantung Bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Sebanyaknya penelitian menunjukkan isoflavon dalam kedelai dapat Mendukung Mengoptimalkan fungsi pembuluh darah. Efek ini membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

Dikenal sebagai, konsumsi susu kedelai secara rutin berpotensi Mendukung menurunkan risiko tekanan darah tinggi, terutama Bila dibarengi dengan Kebiasaan sehat.

4. Mendukung pengelolaan berat badan

Susu kedelai merupakan sumber protein nabati yang cukup tinggi. Protein dikenal mampu Menyajikan rasa kenyang lebih lama, sehingga Mendukung mengontrol asupan kalori harian.

Tak hanya itu, konsumsi protein kedelai Bahkan dikaitkan dengan perbaikan sensitivitas insulin, yang berperan penting dalam pengaturan kadar gula darah dan berat badan.

5. Meredakan gejala menopause

Isoflavon dalam susu kedelai memiliki struktur yang menyerupai hormon estrogen. Senyawa ini dapat berikatan dengan reseptor estrogen di dalam tubuh.

Efek tersebut dinilai dapat Mendukung meredakan Sebanyaknya gejala menopause, seperti hot flashes, perubahan suasana hati, kelelahan, Sampai sekarang penurunan kepadatan tulang.

6. Mendukung kesehatan jantung

Konsumsi makanan berbasis kedelai, termasuk susu kedelai, kerap dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Isoflavon diduga berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah sekaligus mengurangi peradangan.

Meski demikian, para ahli menekankan bahwa manfaat ini Akan segera optimal Bila didukung dengan pola makan sehat, Olahraga rutin, serta Kebiasaan seimbang.

7. Kaya nutrisi

Susu kedelai mengandung berbagai nutrisi penting, seperti protein nabati Unggul, kalsium, vitamin D (pada produk fortifikasi), kalium, serta zat besi.

Dalam satu gelas susu kedelai, tubuh dapat memperoleh energi, protein untuk menjaga massa otot, serta mineral yang Mendukung kesehatan tulang dan fungsi jantung. Ditambah lagi dengan, susu kedelai Bahkan bebas laktosa sehingga cocok bagi penderita intoleransi laktosa.

(nga/tis)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA