4 Warga Meninggal Imbas Bencana Banjir di Kabupaten Tangerang Selama Januari


Tangerang, CNN Indonesia

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat, empat orang meninggal dunia akibat Bencana Banjir yang melanda wilayah tersebut sepanjang Januari 2026.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik merinci korban meninggal dunia pertama Dengan kata lain Suminto (66), warga Kecamatan Kosambi, yang meninggal dunia akibat terpeleset saat rumahnya tergenang Bencana Banjir pada 12 Januari 2026.

Selanjutnya, dua bocah bernama Umam dan Fariz (10), pelajar asal Kecamatan Jayanti, meninggal dunia akibat tenggelam dan terbawa arus Bencana Banjir pada 21 Januari 2026.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Korban keempat Dengan kata lain Shaidah (32), warga Kecamatan Kronjo, yang meninggal dunia akibat tersetrum listrik saat hendak memasak nasi menggunakan rice cooker di rumahnya yang terendam Bencana Banjir pada 24 Januari 2026,” katanya kepada wartawan, Kamis (29/1).

Selain menelan korban jiwa, Bencana Banjir yang terjadi sejak awal Januari tersebut Bahkan berdampak pada aktivitas puluhan ribu keluarga di Kabupaten Tangerang.





“Sebanyak 35.960 kepala keluarga terdampak Bencana Banjir, dengan total jumlah warga terdampak mencapai 141.067 jiwa,”
jelas Taufik.

Taufik mengatakan Bencana Banjir terjadi sejak 2 Januari 2026 dan Sampai sekarang Sekarang masih berdampak di berbagai wilayah. Secara keseluruhan, Bencana Banjir merendam 108 desa yang tersebar di 27 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

“Total ada 108 desa dari 27 kecamatan yang terendam. Untuk korban jiwa sebanyak empat orang,” tegas Taufik.

(dod/dal)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA